Tips Memilih Kompor Buat Perlengkapan Dapur Anda

Posting Komentar

 Tips Memilih Kompor Buat Perlengkapan Dapur Anda

Griyahome.com - Tentunya sebagian masih ingat bagaimana orang-orang dahulu kala memasak hanya menggunakan perlengkapan seadanya, hanya bermodalkan batu, panci dan kayu bakar. Kompor yang digunakan sangat berbeda dibandingkan yang ada sekarang. Namun setelah zaman makin berkembang ada banyak jenis kompor yang bisa menjadi alternatif mengisi dapur anda.  Sebelum anda memilih kompor buat perlengkapan dapur dirumah anda, sebaiknya simak dulu artikel ini agar dapat memilih kompor sesuai dengan keinginan anda.

Memasak merupakan kegiatan utama yang dilakukan didapur, tentunya untuk memasak kita membutuhkan suatu alat bernama kompor. Bila membicarakan kompor yang merupakan peralatan masak yang pokok ini, setidaknya dikenal empat jenis kompor yang umum digunakan masyarakat, yaitu :

Kompor Minyak Tanah

Kompor minyak tanah tentu saja menggunakan bahan bakar minyak tanah. Kompor jenis ini terdiri dari beberapa komponen yang dirangkai menjadi satu. Sebut saja tali sumbu, tempat minyak, cerobong api, maupun tempat panci. Namun keberadaan minyak tanah yang makin sulit didapat, disamping harganya yang cukup tinggi membuat kompor minyak tanah ini menjadi semakin langka.

Kompor Minyak Tanah

Kompor ini dulunya hampir digunakan sebagian masyarakat Indonesia. Sayangnya kompor jenis ini tidak praktis. Butuh korek api juga pemantik api setiap kali menyalakannya. Perawatannya memang tidak susah, bahkan sangat sederhana. Bahan bakarnya pun bisa dibeli seperlunya. Tak heran dulunya kompor ini jadi favorit kalangan bawah, termasuk pengusaha makanan, seperti warteg dan gorengan.

Kompor Gas

Setelah minyak tanah semakin sulit ditemukan kompor gas ini mulai menyasar kepada kalangan masyarakat bawah sejak adanya program konversi dari minyak tanah ke kompor gas oleh pemerintah. Kompor gas sendiri memakai bahan bakar gas alam atau Liquid Petroleum Gas (LPG) atau yang akrab di masyarakat dengan sebutan elpiji. Mengingat emisi yang dihasilkannya lebih bersih, memiliki hasil pembakaran yang baik, dan tentu saja lebih praktis. Gas yang digunakan umumnya gas dengan tabung berat 3 kg atau 12 kg.

Kompor Gas

Kompor Listrik

Masih ada kompor listrik yang pastinya menggunakan energi listrik. Oleh perangkat di dalam kompor tersebut, energi listrik ini diubah menjadi energi panas. Hanya saja, kompor ini punya kekurangan, antara lain proses memasak jadi cukup lama dan memerlukan daya listrik yang cukup tinggi. Untuk menghemat waktu memasak, bahkan diperlukan perabot yang mendukung, seperti jenis panci masak yang lebih tipis. Bentuknya yang elegan dan tidak menimbulkan bau seperti gas dan kompor minyak tanah membuat banyak kaum urban yang memilih jenis kompor yang satu ini.

Kompor Listrik

Kompor Briket Batubara

Awal tahun 2000-an, pemerintah memiliki program penggunaan kompor briket batubara. Tapi sepertinya ini kurang diminati. Kompor ini menggunakan  batubara sebagai bahan bakarnya. Sekali dinyalakan tidak dapat dimatikan sampai briketnya habis. Perlu diperhitungkan lagi jumlah briket sebelum memasak agar tidak boros.

Kompor Briket Batubara

Tips Memilih Kompor

Mungkin saat ini anda berencana untuk membeli kompor. Kompor apa yang cocok di gunakan? Jadi sebelum anda menentukan pilhan jenis kompor, hendaknya lihat dulu beberapa pertimbangan diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Sesuaikan kebutuhan kompor dengan bentuk dapur atau kebutuhan memasak anda.
  • Pilihlah kompor yang mudah pengoprasiannya dan mudah perawatannya.
  • Pilihlah kompor yang dapat memberikan keselamatan bagi anda.

Saat ini sudah ada beberapa kompor yang mempunyai alat keamanan tambahan berupa safety device. Alat ini berfungsi untuk menutup aliran gas secara otomatis , apabila nyala api pada akibat terkena tumpahan air saat kita memasak air. Dengan demikian gas tidak terus keluar dan membahayakan anggota keluarga.

Semoga artikel “Tips Memilih Kompor Buat Perlengkapan Dapur Anda” dapat membantu anda memilih jenis kompor yang sesuai dengan kepribadian anda.

 

Related Posts

Posting Komentar