Tanaman Hias Indoor Pembersih Udara dan Penghias Rumah

Posting Komentar

 Tanaman Hias Indoor Pembersih Udara dan Penghias Rumah

Tanaman hias selama ini hanya dianggap sebagai penghias rumah semata tetapi ternyata dibalik keindahannya tanaman hias juga menyimpan manfaat dibidang lain yaitu permbersih udara dari polutan yang tak kasat mata. Polutan beracun ini bisa bergentayangan di udara termasuk di sekitar rumah dan kantor. Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya ? Simak artikel ini dan temukan tanaman hias yang memiliki kemampuan sebagai permbersih udara.

Menanam tanaman hias indoor merupakan pilihan bijak untuk mengurangi dampak polutan yang bisa mengganggu kesehatan anda dan seisi rumah. Hampir semua tanaman memiliki kemampuan menyedot racun diudara Cuma tingkat efektivitas masing-masing berbeda. Beberapa dari jenis tanaman hias tersebut telah terbukti dan diakui mengurangi polusi. Diantaranya adalah sanseviera, spataphyllum, palem kuning, philodendron,aglaonema dll.  Tanaman lain yang juga baik untuk ditanam sebagai indoor antara lain diefenbacchia, hanjuang, lili paris dan maranta

Tanaman yang ditempatkan didalam ruang akan memiliki fungsi ganda. Bukan hanya sebagai hiasan tetapi juga berfungsi sebagai filter hidup yang akan menyedot polutan yang berterbangan diudara dan tentunya itu akan berpengaruh pada kesehatan kita.

Polutan Penyebab Kanker

Mungkin anda tidak menyangka bahwa selama ini rumah yang dianggap bersih dan steril ternyata bisa ada polusi udara.Bahkan Enviromental Pollution Agency (EPA) di Amerika memasukkan pencemaran udara dalam ruangan sebagai salah satu resiko kesehatan lingkungan tertinggi. Laporan penelitian yang diterbitkan Bio-Safe Incorporated di Texas, Amerika Serikat lebih ngeri lagi. Polusi dalam ruang kantor tertutup bisa mencapai10 kali lipat polusi diluar ruangan.

Jenis polutan yang paling banyak ditemukan adalah formaldehyde. Sumber racun diudara tersebut bisa berasal dari beberapa furniture berbahan plywood atau kayu pres seperti kertas wax, tisu kecantikan, tas berbahan kertas juga memakai resin urea-formaldehyde dalam pembuatannya. Sumber lainnya berupa karpet dan pemasangan penutup lantai. Pembersih lantai dan dempul juga mengandung senyawa berbahaya ini.

Polusi dalam ruang sulit terdeteksi karena relative tak kasat mata, salah satu yang paling mudah terlihat adalah asap rokok. Benzene dan trichloroethylene (TCE) juga termasuk racun yang signifikan. Sumber benzene meliputi minyak, bensin, cat, plastic, dan karet. Sementara TCE bisa berasal dari tinta printer, lem dan vernis.

Gangguan dari racun diudara tersebut sering disebut Sick Building Sindrome (SDS) gejalanya yang biasa timbul berupa alergi, pusing, mata gatal, gangguan kulit dan gangguan pernafasan. Bahkan formaldehyde bisa menyebabkan asma dan diduga kuat menjadi penyebab kanker.

Tanaman Hias Indoor Pembersih Udara

Polusi bisa diserap tanaman lewat daun dengan cara tanaman menguapkan air lewat daun dan menyerap udara bersama dengan polutan yang berada diudara.Racun yang diserap kemudian dikonversi lewat reaksi kimia menjadi makanan bagi tanaman.

Berapa banyak tanaman yang diperlukan untuk membersihkan udara ?  Diperlukan sekitar 15-20 tanaman  untuk menyegarkan ruangan seluas 200 m2 .

Apakah tanaman indoor benar-benar efektif membersihkan polutan di udara ? jika itu menjadi keraguan anda. Anda bisa menyimak hasil penelitian dari berbagai lembaga dunia yang mungkin dapat meyakinkan anda seberapa efektif fungsi tanaman menyerap racun.

Penelitian yang dilakukan pleh National Aeronautics and Space Aministration yang mungkin lebih kita kenal dengan sebutan NASA bersama Associated Landscape Contractors of America (ALCA) menyebutkan bahwa tanaman seperti sanseviera dan agalaonema mampu mereduksi formaldehyde, benzene dan TCE dengan baik.

Penelitian lain yang dilakukan di Radium Hospital di Oslo, Norwegia juga menunjukkan hasil positif. Keluhan pusing, letih, pilek turun dengan angka sekitar 20-45 % setelah ruangan “ditanami”.  Anda masih juga ragu ?

Cara Merawat Tanaman Indoor

Tanaman indoor yang memiliki kemampuan ajaib menyerap racun ini sebenarnya mudah dirawat. Tanaman ini bisa berada dalam ruangan dalam kurun waktu tertentu. Kebanyakan dari tanaman indoor ini membutuhkan sinar matahari yang lebih sedikit namun meskipun demikian tanaman tetap membutuhkan sinar sehingga harus dikeluarkan secara berkala. Sebaiknya jangan lebih dari sebulan. Anda bisa menerapkan 2 weeks in, 2 weeks out atau dengan kata lain anda bisa menempatkan tanaman selama 2minggu didalam ruangan kemudian tanaman dikeluarkan untuk menikmati sinar matahari selama 2 minggu. Lakukan secara bergantian.

Media tanam bisa berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (2:2:1). Pemupukan bisa dilakukan 3 bulan sekali dengan pupuk slow release atau lambat urai. Tanaman yang berada dalam ruangan tidak bisa tumbuh secara maksimal sehingga diberikan pupuk yang diserap sedikit demi sedikit. Rata-rata tanaman indoor relatif memiliki daya tahan yang baik dan jarang terserang penyakit.

Tanaman indoor jangan terlalu sering disiram. Hal ini disebabkan penguapan sangat minim jadi air dalam media tanam bisa bertahan lama. Pastikan media tanam benar-benar kering sebelum menyiramnya. Caranya ? korek media hingga terlihat bagian dalamnya. Kadang bagian atas kering tapi bagian tengah masih basah. Kalau media masih basah jangan dulu disiram. Penyiraman yang berlebihan dapat berpotensi busuk akar pada tanaman.

 Jenis Tanaman Hias Indoor Pembersih Udara

Anda mungkin akan sedkit kebingungan untuk menentukan tanaman indoor yang terbaik yang bisa anda tanam dirumah. Berikut beberapa jenis tanaman yang telah penulis rangkum untuk anda pembaca setia griyahome :

Bamboo palm ( Chamaedorea seifrritzii )

Chinese evergreen (Aglaonema modestum)

English ivy (Hedera Helix)

Gerbera Daisy (Gerebra jamesonii)

Janet Craig (Dracaena “janet craig”)

Marginata (Dracaena marginata )

Mass Cane/ Corn Plant (Dracaena massangeana)

Mother-in-law-tongue (Sansevieria laurentii)

Pot mum (Chrysantheium morifolium)

Peace lili (Spataphyllum “Maauna Loa)

Warnecjii (Dracaena “Warneckii)

Perkembangan teknologi membuat banyak penemuan baru yang menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan kita. Kita dikepung dengan benda-benda yang mengandung bahan kimia dan menjadi polusi diudara. Tetapi untungnya masih ada Tanaman Hias Indoor yang dapat menjadi Pembersih udara sekaligus Penghias Rumah.

 

 

 

 

 

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email